NATAR. LAMPUNG SELATAN – Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Selatan Posko Natar bergerak cepat melakukan pembersihan debu vulkanik di lingkungan SD Negeri 2 Branti Raya, Kecamatan Natar, Selasa 8 September 2026. 

Aksi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu hingga ke sejumlah wilayah di Lampung Selatan, termasuk area sekolah.

Sebanyak 1 unit mobil pemadam kebakaran dan 4 personel dikerahkan untuk menyemprot dan membersihkan halaman sekolah, atap kelas, talang air, serta fasilitas umum lainnya yang tertutup debu tebal.

Hendri petugas Pemadam Kebakaran Lampung Selatan, mengatakan pembersihan ini untuk memastikan lingkungan belajar siswa aman dan tidak licin akibat abu vulkanik.

"Abu vulkanik jika terkena air bisa menjadi licin dan berbahaya. Selain itu partikel halusnya bisa mengganggu pernapasan anak. Kami bersihkan total agar besok kegiatan belajar mengajar bisa berjalan normal," ujar Hendri.

Kepala SD Negeri 2 Branti Raya, Sutikno, S.Pd,. mengapresiasi respon cepat pemerintah kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Damkar , Ia menyebut debu erupsi menutupi seluruh halaman dan beberapa ruang kelas sejak 2 hari terakhir.

"Alhamdulillah dibantu Damkar. Anak-anak dan guru jadi lebih tenang sekolah besok. Kami juga sudah imbau siswa untuk tetap pakai masker saat ke sekolah. Terimakasih bapak bupati atas respon cepat ini," katanya.

Selain penyemprotan, petugas juga membagikan imbauan kepada pihak sekolah agar menutup tempat penampungan air dan membersihkan filter AC untuk mencegah masuknya partikel abu.